Fenomena ini terlihat jelas dalam ajang pameran kecantikan terbesar seperti Jakarta X Beauty 2026 baru-baru ini, di mana stand pameran parfum lokal maupun internasional diserbu oleh ribuan pengunjung yang berburu aroma dengan karakter lebih personal, intim, dan menenangkan.
Para pakar industri wewangian menyebutkan bahwa ada dua jenis kategori aroma utama yang kini tengah hits dan memuncaki daftar perbincangan di media sosial: Skin Scents dan Functional Fragrance.
Kebangkitan 'Skin Scents': Mewahnya Aroma Alami Kulit
Tren terbesar tahun ini dipimpin oleh Skin Scents, sebuah konsep wewangian yang dirancang bukan untuk menutupi bau tubuh, melainkan menyatu secara alami dengan aroma kulit asli pengguna. Karakter utamanya cenderung sangat lembut, bersih, dan memikat dalam jarak dekat (intimate) ketimbang menyebar secara agresif dari kejauhan.
Catatan aroma (notes) seperti musk yang halus, soft cashmere, serta sentuhan kehangatan molekul seperti ambroxan menjadi primadona baru.
"Konsumen di tahun 2026 ini jauh lebih mengutamakan kenyamanan personal di ruang publik. Mereka mencari wewangian yang menghadirkan kesan kemewahan yang tenang (quiet luxury), wangi yang terkesan 'seperti aroma tubuh saya yang sudah wangi sejak lahir', bukan karena semprotan parfum yang berlebihan," ujar salah satu pengamat tren kecantikan lokal saat ditemui di sela-sela pameran.
Functional Fragrance: Parfum Sebagai Terapi Mental
Selain aroma kulit, konsep Functional Fragrance (wewangian fungsional) juga tengah menjadi perbincangan hangat. Di tengah tingginya mobilitas masyarakat urban, parfum kini tidak lagi dipandang sekadar sebagai pemanis penampilan atau aksesori fesyen semata, melainkan sudah bergeser menjadi bagian dari ritual kesehatan mental (wellness).
Aroma-aroma meditatif yang terinspirasi dari alam, seperti teh hijau, matcha, kapulaga (cardamom), hingga clean woods (kayu-kayuan yang bersih) dipercaya mampu menekan tingkat stres, meningkatkan fokus, serta memberikan energi positif secara instan kepada pemakainya.
Aroma Makanan Tetap Eksis dengan Sentuhan Lebih Elegan
Bagi para pencinta aroma manis, tren gourmand sebenarnya tidak hilang sepenuhnya, melainkan berevolusi menjadi Elevated Gourmands atau Neo-Gourmands. Wangi manis gulali yang lengket kini telah digantikan oleh aroma manis yang jauh lebih elegan, dewasa, dan kompleks, seperti perpaduan uap nasi hangat (steamed rice), krim kelapa (coconut cream), kopi, hingga matcha latte.
